Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJ-KB) hadiri MUSDA ke-I Paguyuban Jawa Kabupaten Landak Periode 2017-2022


Ketua Paguyuban Jawa Kalbar H. Sadimo Yitno Purbowo Memberikan sambutan

Tampak Para Muspida Kab. Landak hadiri MUSDA I Paguyuban Jawa kab Landak

Perwakilan Masyarakat Jawa Kab. Landak

Seni Tari Topeng Hitam Kreasi Budayawan Jawa Kab. Landak

Pj. Bupati Landak, Kepala Pengadilan Landak, Kajari Landak, mendampingi Ketua Paguyuban Jawa Kalbar

Musda dilaksanakan dengan Musyawarah Mufakat
Ngabang, 4 Pebruari 2017
Ketua Paguyuban Jawa Kalimantan Barat, H. Sadimo Yitno Purbowo hadiri Pembukaan Musyawarah Daerah ( MUSDA) Pertama Paguyuban Jawa Kabupaten Landak di Kota Ngabang, dengan didampingi beberapa Pengurus Pusat (DPP) Paguyuban Jawa Kalimantan Barat, antara lain Drs. Sulasmono Dirjo, Edi Suhairul, Budi Rahman, Darwanto, Hermawan serta Perempuan Paguyuban Jawa Sri Cahyawati, SH.
kegiatan Musyawarah diawali dengan penampilan berbagai seni budaya masyarakat Jawa yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Landak, ada Kesenian Kuda Lumping, Kesenian Campur Sari, Kesenian Singo Barong dan sangat menarik adalah seni tarian Kolaborasi multi etnis, penggabungan seni tari dari berbagai etnis, Jawa, Dayak, Melayu bahkan dengan menonjolkan kostum irian atau papua, sehingga terkesan sangat Nasionalis sekali.
Musyawarah Daerah Pertama (MUSDA I) Paguyuban Jawa Kabupaten landak ini di hadiri perwakilan Tokoh Masyarakat, para sespuh serta Warga Jawa, ada kerinduan akan adanya wadah berkumpul, bersilahturahmi dan bertukar seni budaya antara warga masyarakat jawa yang ada di kab.Landak ini, karena walaupun mereka ada di Kabupaten landak ini sesama Jawa, tetapi daerah asalnya berbeda-beda, Ujar Pak Sarno, salah satu utusan masyarakat Jawa yang baearad di kota Ngabang, biasanya kita berkumpul berdasarkan derah asal saja, contoh jika berasal dari Jawa Blora, maka berkumpulnya sesama Jawa Blora, jika berasal dari jawa Ponorogo, ya berkumpulnya dengan Warga Jawa Ponorogo, nah dengan adanya Paguyuban Jawa Kalimantan Barat ini kami berharap kita bisa guyub dalam satu Wadah, sebagai wadah silahturahmi dan juga sebagai wadah pelestarian Budaya Jawa yang ada di Kalimantan Barat, agar tidak punah, dan bisa bersinergis dengan seni Budaya lokal yang ada di sini, khususnya di landak, pungkasnya.
dalam sambutannya Ketua Paguyuban Jawa Kalimantan Barat, berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa di Kalimantan Barat, Khususnya di Kabupaten Landak, agar tetap menjaga dan melestarikan Budaya, serta tetap menjalin keharmonisan serta komunikasi dengan seluruh warga yang ada disekitar, dan tetap berprinsip, dimana bumi di pijak, disitu langit di junjung, di akhir sambutanya Ketua Paguyuban juga berharap agar pelaksanaan Musda ini tetep mengedepankan Azas Musyawarah untuk Mufakat, mengedepankan Kebersamaan dan gotong royong. (Humas PJ-KB)

Komentar