PAGUYUBAN JAWA KALBAR AJANG KOMUNIKASI BUDAYA

Sesepuh Masyarakat Jawa Kalimantan Barat

Sanngar Seni Campur Sari

Seni Wayang Kulit

Kesenian Barongan Masyarakat Jawa Tengah
Pontianak Kalimantan Barat
Warga Masyarakat Jawa yang ada di Kalimantan Barat, tersebar di semua Kabupaten / Kota, dari mulai Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sambas, Kabupaten Landak, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten kapuas Hulu, dan Kabupaten Sekadau.
Semua warga Masyarakat Jawa dari semua daerah membaur dan bersatu padu membangun Kalimantan Barat, tentu sesuai dengan keahlian, masing-masing, mulai bidang sosial kemasyarakatan, pegawai negeri sipil, TNI/Polri, petani dan nelayan, semua terbagi sesuai dengan bidang perorangan. masyarakat jawa yang tersebar di Kalimantan Barat itu ada yang ikut Program Transmigrasi yang di lakukan Pemerintah, ada juga karena ikut keluarga merantau secara mandiri, ada pula yang karena tugas dan penempatan.
keberadaan masyarakat Jawa di Kalimantan Barat tentu saja di harapkan dapat berpartisipasi dalam pembangunan daerah dengan kemampuan masing-masing, tentu Komunikasi dan silahturahmi baik antara masyarakat setempat maupun sesama warga Jawa yang berada atau berdomisili di Kalimantan Barat.
untuk menjaga Silahturahmi dan Komunikasi itulah maka para Sesepuh Masyarakat Jawa yang ada di Kalimantan Barat membuat Wadah Komunikasi dalam bentuk PAGUYUBAN MASYARAKAT JAWA KALIMANTAN BARAT selain sebagai wadah Bersilahturahmi wadah Paguyuban ini juga di maksudkan sebagai wadah Komunikasi Seni dan Budaya, serta sebagai wujud pelestarian Budaya (Uri-uri Budoyo), sehingga diharapkan terjalin komunikasi antar warga jawa, baik yang lahir dan besar di kalimantan maupun yang bertugas atau merantau di Kalimantan Barat, hal ini di sampaikan Sesepuh Masyarakat Jawa Kalimantan Barat Prof. Selamet Raharjo, ketika bersilahturahmi dengan perwakilan masyarakat Jawa di Pontianak Agustus 2016 yang lalu, Sebagai Sesepuh Masyarakat Jawa, ia berharap Seluruh Masyarakat Jawa ikut berpartisipasi dalam pembangunan dan harus hidup saling hormat menghormati, sebagai mana Tradisi Orang Jawa, yang selalu menjaga Toleransi antar sesama, hal senada juga di sampaikan  H. Sadimo Yitno Purbowo, Tokoh Masyarakat  Jawa yang sudah Puluhan tahun di Kalimantan Barat,  H. Sadimo berharap Komunikasi antar sesama Masyarakat Jawa harus terus di jaga, demikian pula dengan semua warga masyarakat yang ada di Kalimantan Barat, ujar Tokoh Jawa yang Juga Pengusaha yang namanya cukup dikenal di kalangan pengusaha di Kalimantan Barat ini, terutama di kalangan Pedagang Bakso. Komunikasi bisa dilakukan dengan berbagai cara, komunikasi perdagangan, komunikasi politik, bahkan Komunikasi Seni dan Budaya, Pungkasnya. (putri)

Komentar